Home – Artikel, Analisis, Komentar

Menampilkan 1 - 25 dari 721 artikel

Calon wakil presiden Sandiaga Uno dan pasangannya Prabowo bersama calon presiden petahana Joko Widodo dan pasangannya Ma'ruf Amin (dari kiri ke kanan) berpose setelah mendapat nomor urut untuk pemilihan presiden 2019. Bagus Indahono/EPA

Jokowi versus Prabowo, siapa yang bakal menang?

Jokowi memang mendapatkan banyak pujian dari calon pemilih dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan, airport, dan pelabuhan, namun lawan-lawannya masih dapat menjatuhkannya dengan isu-isu lain.
President Joko Widodo (second right) and his vice-presidential running mate, Ma'ruf Amin (right), and their rivals, presidential candidate Prabowo Subianto (second left) and running mate Sandiaga Uno, pose with the electoral numbers that will represent them in next year’s presidential election, during a draw at the General Election Commission office in Jakarta in September. Bagus Indahono/EPA

Incumbent Jokowi versus Prabowo – who will win Indonesia’s presidential election?

Incumbent President Joko "Jokowi" Widodo may have won hearts among potential voters by building roads, airports and ports, but his opponents can still bring him down with other issues.
Aktris Marsha Timothy (kanan) berperan sebagai Marlina bersama rekannya Dea Panendra dalam film Marlina Si Pembunuh dalam Empak Babak. Film ini menyabet 10 piala dalam Festival Film Indonesia 2018. Cinesurya

Mengukur potensi perfilman Indonesia setelah FFI 2018

Kualitas film Indonesia sudah mampu menyaingi kualitas film-film terbaik di tingkat dunia.
Marsha Timothy (right), who plays Marlina, with fellow actress Dea Panendra in Marlina The Murderer in Four Acts. The film was the big winner at the 2018 Indonesian Film Festival. Cinesurya

Coming soon in 2019, a year to watch in Indonesian cinema

Indonesian films are of a quality that rivals the best in the world. 2019 will therefore be a year in cinema to watch.
Penelitian menunjukkan pengunjung pria merespon lebih baik terhadap makanan di restoran jika mereka menganggap pelayan wanitanya menarik. www.shutterstock.com

Pelayan yang cantik dapat pengaruhi persepsi pengunjung restoran

Pengunjung pria yang heteroseksual dapat terpengaruh oleh pelayan restoran yang menarik. Makanan yang enak akan terasa lebih enak, sementara makanan yang tidak enak, rasanya akan menjadi lebih buruk ketika mereka berhadapan dengan pelayan perempuan yang menarik.
Para pelayat menunggu untuk menghadiri pemakaman Heather Heyer di Charlottesville, Virginia, 16 Agustus 2017 setelah Heyer tewas saat menghadiri unjuk rasa untuk memprotes nasionalisme kulit putih. Julia Rendleman/AP Photo

Ini mengapa kebigotan adalah masalah kesehatan masyarakat

Ketika jumlah kematian meningkat dari kejahatan kebencian, seorang psikiater bertanya-tanya: Apakah sudah waktunya mengobati kebigotan seperti penyakit?
Ikan badut. Ikan kecil yang hidup bersimbiosis dengan anemon laut ini, mudah dikenali berkat warna tubuhnya yang jingga terang dengan garis-garis putih lebar. Ritkis/Wikimedia Commons

Teka-teki mengapa badan Nemo, sang ikan badut, bergaris tiga terpecahkan

Anak-anak kita pasti kenal dengan Nemo si ikan badut bintang film Pixar. Tapi kenapa Nemo memiliki tiga garis, bukan satu atau dua? Biologi perkembangan dan evolusi mengungkapkan jawabannya.