Menjadi komuter telah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari hingga kita tidak sadar apa yang mungkin ditawarkannya pada kita. shutterstock.com

Bagaimana menjadi komuter setiap hari mengubah hidup Anda

Kita melihat aktivitas menjadi komuter adalah aktivitas yang membuang waktu. Namun ada cara lain yang memahaminya sebagai sebuah pengalaman yang mengubah kita sebagai seorang manusia.
Terdapat beberapa trik yang digunakan para arsitek untuk membuat ruang yang ada tampak lebih luas – Anda pun bisa menggunakannya. shutterstock.com

Tinggal di tempat yang sempit? Berikut tips dari desainer interior

Penggunaan kaca, tata cahaya ruangan dan perabotan tertentu bisa membuat ruang yang sempit menjadi terkesan luas.
Metromini sedang keluar dari terminal Blok M. Rémi Desmoulière

Resep panjang umur angkot, Kopaja dan Metromini di Jakarta

Angkot, Kopaja dan Metromini bisa bertahan lama di ibu kota karena terkait fungsi sosial dan politiknya yang menyangkut kepentingan ribuan pengusaha dan pekerja di Jakarta
Ketika mobil angkutan umum terbatas, omprengan menjadi salah satu alternatif bagi para komuter. www.shutterstock.com

Fenomena omprengan: solusi mobilitas komuter pinggiran Jakarta

Omprengan adalah moda transportasi alternatif yang mendukung mobilitas para komuter untuk saling berbagi kendaraan dalam perjalanan pulang pergi dari kantor di pusat Jakarta.
Untuk sebuah megapolitan, Tokyo begitu kaya dengan pepohonan. gillyberlin/flickr

Ini jumlah uang yang dihemat sebuah kota ketika pohon ditanam

Di dunia yang semakin urban, pohon bisa memberikan perbedaan besar. Sebuah penelitian menemukan bahwa untuk setiap dollar yang diinvestasikan ketika menanam pohon akan memberi keuntungan $2,50
Sistem transportasi Jakarta adalah salah satu bagian kota yang bisa ditingkatkan menggunakan teknologi Smart City, tapi apa harga yang harus dibayar? Vasenka Photography/Flickr

Tiga skenario menunjukkan dalam merancang ‘smart cities’ kita perlu pertimbangan etis

Banyak pemerintah menggunakan Big Data dalam merancang perbaikan kota. Namun pertimbangan etis harus ada agar tidak membahayakan privasi warga atau memperparah ketimpangan sosial.
Banyak kota di dunia bergelut dengan masalah urbanisasi, di sisi lain ada beberapa kota yang penduduknya justru menyusut. Shutterstock

Urbanisasi

Banyak kota di dunia ‘menyusut’ dan menghadapi masalah yang sungguh-sungguh baru

Masalah urbanisasi masih jadi perhatian banyak negara, tapi yang sebaliknya sudah dialami kota lainya: deurbanisasi. Bagaimana kota-kota yang ditinggalkan penduduknya mengelola dirinya yang menyusut?
Ketimpangan pendapatan menciptakan segregasi spasial dan sosial di dalam kota. Beawiharta Beawiharta/Reuters

Tata kota

Mengatasi ketimpangan dengan kekuatan perencanaan perkotaan

D tengah meningkatnya ketimpangan, dua instrumen perencanaan kota bertujuan mengatasi masalah tersebut di Indonesia. Namun, agar efektif aturan-aturan ini betul-betul harus diterapkan.
Mahkamah Agung telah memerintahkan Jakarta untuk menghentikan privatisasi. Tetapi langkah-langkah yang sejauh ini diambil mungkin tidak akan membuat sektor air kembali ke publik sepenuhnya. Shutterstock

Akses air

Rencana Jakarta mengambil alih pengelolaan air dari perusahaan Prancis mungkin tidak akan berhasil

Jakarta diperintahkan Mahkamah Agung untuk memulai proses mengembalikan sektor air bersih ke tangan publik. Tapi langkah-langkahnya sejauh ini belum menyeluruh. Mungkin saja gagal.
Kepadatan lalu lintas dari arah gerbang tol Jakarta menuju BSD, Tangerang Selatan, di jam sibuk sore. Foto diambil 2014. Rendy Diningrat

Penduduk kota ‘baru’ berjibaku ke Jakarta setiap hari: mengapa?

Penduduk kota baru—seperti BSD City, Bumi Parahyangan, Bukit Semarang Baru—setiap hari tetap menglaju ke kota induknya. Padahal kota baru dirancang agar mengurangi beban kota induknya.
Penggusuran di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, April 2016. Proses pengadaan lahan di Indonesia kerap membuat warga terdampak kehilangan nafkah dan terpinggirkan. Beawiharta/Reuters

Tata kota

Indonesia harus membuat pengadaan tanah lebih transparan dan partisipatif

Pemerintah menargetkan banyak proyek pembangunan infrastruktur. Namun warga yang direlokasi demi pembangunan proyek-proyek ini tidak memiliki banyak daya memastikan penghidupan mereka di masa depan.

In English

Pilihan Editor

Mengapa kami beda

10 alasan

Paling banyak dibaca

  1. Perempuan lajang di Hong Kong dan negara-negara lain mendorong terjadinya gentrifikasi
  2. Pencemaran sungai Jakarta dan solusinya–bukan sekadar waring
  3. Cerita pengemudi menguak eksploitasi di Gojek, Grab, dan Uber
  4. Terkesan radikal namun larangan merokok di Singapura adalah cara aneh untuk kurangi polusi udara
  5. Alasan mengapa polusi udara dapat meningkatkan angka kejahatan kota

Tawarkan ide

Punya ide artikel untuk The Conversation?

Beri tahu kami

Pembaca kami

Jumlah pembaca The Conversation sebanyak 10,7 million pengguna setiap bulan, dan melalui Creative Commons republikasi menjangkau 38,2 million pembaca.

Mau menulis?

Tulis artikel dan jadi bagian dari komunitas yang terus bertumbuh bersama lebih dari 82.900 akademisi dan peneliti dari 2.811 lembaga.

Daftar sekarang