Seorang pekerja pembangkit listrik Hazelwood menggantung topinya di pagar kawasan pembangkit yang ditutup setelah 52 tahun beroperasi. AAP Image/Mal Fairclough

Bagaimana transisi dari batu bara: 4 pelajaran dari penutupan pembangkit di berbagai negara

Tutupnya 12 pembangkit listrik tenaga batu bara di Australia sejak 2013 menandai transisi penuh keluar dari sumber energi tak terbarukan tersebut.

Di seluruh dunia, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan sedang mempertimbangkan cara mengimplementasikan “transisi yang berkeadilan” dari batu bara ke energi terbarukan. Transisi berkeadilan adalah sebuah model perubahan yang adil bagi pekerja lokal dan komunitas di sekitar tambang.

Beberapa negara penghasil batu bara, seperti Jerman dan Spanyol, menyediakan dana untuk agar transisi berjalan adil. Namun, negara-negara lain, seperti Polandia dan Afrika Selatan, kurang berhasil menavigasi konflik sosial yang terjadi pada saat transisi.

Sejauh ini di Australia, baru ada sedikit perencanaan untuk transisi ini.

Apa yang dapat dipelajari dari pengalaman berbagai negara di dunia untuk merencanakan transisi yang adil? Melalui penelitian kami yang sedang berjalan, kami temukan empat pelajaran penting.


Read more: What would a fair energy transition look like?


Pelajaran 1: membentuk sebuah perjanjian sosial

Temuan ilmiah mengenai perubahan iklim menuntut transisi energi dilakukan secepat mungkin. Akan tetapi, transisi yang cepat akan mengancam kapasitas pasar tenaga kerja lokal untuk menggantikan pekerjaan yang hilang di sektor batu bara.

Di Australia, serikat pekerja di sana sempat defensif terhadap batu bara. Tapi kini posisi mereka mulai bergeser. Mereka sekarang mendukung perspektif transisi yang adil. Namun dukungan ini dapat hilang begitu para pekerja mulai kehilangan pekerjaannya.

Di Afrika Selatan, misalnya, serikat pekerja membantu memelopori transisi yang adil. Namun, mereka menuntut ke pengadilan untuk menghentikan lelang energi terbarukan di tengah penutupan batu bara tanpa adanya dukungan penyesuaian bagi pekerja.

Jerman, di sisi lain, telah mengelola transisi industri sejak akhir 1960-an melalui negosiasi yang efektif.

Pada 2018, sebuah “komisi batu bara” yang ditunjuk pemerintah Jerman menyiapkan langkah-langkah untuk melakukan penutupan penuh dan transisi industri batu bara pada 2038. Langkah-langkah ini melibatkan perwakilan dari serikat pekerja, asosiasi industri, wilayah batu bara, ilmuwan, komunitas lokal, dan LSM lingkungan.

Sebuah kesepakatan sosial antara pihak-pihak utama diperlukan untuk mengelola konflik yang dapat muncul karena transisi keluar dari batu bara.

Komisi transisi keadilan telah dibentuk di Kanada, Skotlandia–dan sekarang Afrika Selatan.

Ada dua hal yang harus dipertimbangkan untuk membangun sebuah kesepakatan sosial untuk transisi batu bara:

  • dibentuknya satu gugus tugas termasuk semua pemangku kepentingan utama untuk menegosiasikan kerangka kerja menyeluruh untuk transisi keluar dari batu bara

  • adanya proses yang berjalan terus menerus untuk melibatkan para pemangku kepentingan di tingkat nasional dan daerah. Ini diperlukan karena prosesnya akan berjalan panjang yang membutuhkan negosiasi timbal balik.

Pelajaran 2: rencanakan lebih awal untuk penutupan

Jika perencanaan transisi ditunda sampai terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, pasar tenaga kerja tidak akan bisa mengatasi banyaknya pekerja yang kehilangan pekerjaan.

Perencanaan penutupan sudah mulai dilakukan di tingkat industri dan perusahaan di beberapa negara (seperti Italia, Jerman dan Australia). Persiapan meliputi pelatihan ulang, dukungan untuk pensiun dini dan pemindahan pekerja.

Pembangkit listrik Hazelwood adalah salah satu dari selusin pembangkit listrik tenaga batu bara yang telah ditutup dalam beberapa tahun terakhir. David Crosling/AAP

Negara bagian Victoria di Australia cukup baik dalam melakukan penyesuaian di tingkat wilayah negara. Dalam Skema Pemindahan Pekerja La Trobe para pekerja pembangkit tenaga Hazelwood yang sudah diputus hubungan kerjanya dipekerjakan kembali ke lokasi lain di

Remediasi lokasi juga merupakan cara penting untuk memulihkan kualitas lingkungan dan untuk menciptakan pekerjaan dengan keterampilan rendah dan sedang pada saat transisi yang paling kritis. Persyaratan wajib perlu ditetapkan untuk dana yang dialokasikan untuk industri batu bara.

Pelajaran 3: mendiversifikasi ekonomi regional

Institute for Sustainable Futures telah membuat model dampak ketenagakerjaan global di sektor energi jika kita memenuhi Perjanjian Iklim Paris.

Pemodelan ini menemukan bahwa akan terjadi pertumbuhan di hampir semua kategori pekerjaan. Namun, pekerjaan operator mesin dan perakit akan hilang karena penutupan batu bara. Meski demikian, kelompok ini juga mengalami pertumbuhan pekerjaan terkuat dalam sektor energi terbarukan, terutama tenaga surya.

Perubahan pekerjaan dalam transisi dari batu bara ke energi terbarukan. Klik tabel untuk memperbesar. Author provided

Tetapi restrukturisasi pasar saja tidak akan menghasilkan sebuah transisi yang adil.

Di setiap wilayah batu bara yang kami periksa, tidak banyak prospek untuk energi terbarukan skala besar. Sebabnya, sumber daya matahari dan angin terbaik terletak di tempat lain.

Ini berarti pekerja akan sulit beralih pekerjaan tanpa pindah dari lokasi mereka tinggal. Dan karena banyak pekerjaan baru masih dalam tahap konstruksi, akan lebih banyak pekerjaan lepas ketimbang pekerjaan permanen.


Read more: How to fight climate change in agriculture while protecting jobs


Tenaga surya dan efisiensi energi dapat menjadi sumber lapangan kerja baru. Namun, diversifikasi ekonomi regional adalah solusi utama untuk menciptakan lapangan kerja baru di luar sektor batu bara. Setiap daerah memiliki campuran sektor dan kemampuan yang berbeda, sehingga strategi diversifikasi ekonomi perlu disesuaikan.

Rencana diversifikasi ekonomi yang sukses menghasilkan hal-hal di bawah ini:

  • hubungan dengan industri terkait berkembang dan industri baru terbangun

  • kemampuan industri dan pekerja yang ada diperluas

  • ada dana untuk proyek padat karya, seperti remediasi lokasi dan penonaktifan pembangkit

  • ada target peningkatan infrastruktur dan pengembangan keterampilan untuk wilayah batu bara.

Pelajaran 4: membangun pendanaan dan wewenang untuk transisi yang adil

Pendanaan khusus sedang dibentuk untuk mengawasi, mengembangkan, dan mengimplementasikan program transisi batu bara. Sebuah inisiatif di Eropa menginvestasikan dana di 13 wilayah batu bara.

Di Jerman, komisi batu bara telah merekomendasikan sebuah paket pendanaan sebesar €40 miliar untuk mendukung wilayah batu bara, dengan legislasi yang jatuh tempo pada Mei 2019.

Pemerintah Spanyol telah menyediakan pendanaan €250 juta, yang meliputi dukungan untuk pekerja, diversifikasi ekonomi, dan pemulihan lingkungan.

Bagaimana di Australia?

Kebijakan iklim dan energi nasional merupakan sebuah kegagalan di Australia. Pemerintah federal tidak memiliki rencana transisi energi dan menolak untuk menandatangani Pernyataan Transisi Berkeadilan di konferensi iklim Polandia pada Desember 2018.

Pada catatan positif, ada beberapa respons regional yang inovatif. Pemerintah Victoria telah membentuk La Trobe Valley Authority, yang mendanai inisiatif diversifikasi ekonomi.

Para pekerja Hazelwood peduli dengan transisi pekerja setelah penutupan pembangkit listrik. Mal Fairclough/AAP

Australian Labor Party (ALP) akan membentuk Otoritas Transisi Berkeadilan jika memenangkan pemilihan federal, yang akan mengembangkan rencana transisi regional dan mengawasi skema redundansi. Serikat pekerja, industri, dan komunitas lokal akan dapat memberikan masukan langsung.

Tetapi tanpa sebuah jadwal keluar yang terkoordinasi seperti komisi batu bara Jerman, penutupan batu bara kemungkinan besar akan tiba-tiba, didorong oleh gangguan teknis atau pertumbuhan energi terbarukan menekan generator yang kurang menguntungkan.

Skema ALP juga hanya mencakup generator listrik–bukan penambangan batu bara–yang akan lebih menantang karena ada lebih banyak pekerja berketerampilan rendah (sekitar setengahnya adalah pengemudi dan operator mesin).

Dukungan sosial dan politik dapat terurai dengan sangat cepat begitu komunitas regional mulai melakukan transisi. Di Queensland, serikat pekerja tambang menentang setiap calon yang tidak akan mendukung tambang Adani setelah badan nasional mereka memimpin perubahan ke kebijakan transisi yang adil oleh ACTU (Australian Council of Trade Unions).

Australia akan bijaksana untuk berinvestasi besar-besaran dalam perencanaan transisi dan investasi yang adil bersama pengembangan teknologi.

Las Asimi Lumban Gaol menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.

This article was originally published in English

Want to write?

Write an article and join a growing community of more than 110,700 academics and researchers from 3,634 institutions.

Register now