Aparat pemerintah memperingatkan penduduk yang mengabaikan perintah jaga jarak skala besar, mereka masih berkumpul di area pasar di Jakarta, pada masa wabah virus corona. Edwin Dala/INA Photo Agency/Sipa USA/AAP

Indonesia belum punya kurva epidemi COVID-19: kita harus hati-hati membaca klaim pemerintah kasus baru melambat

Pemerintah perlu secara terbuka dan transparan menyampaikan data jumlah pemeriksaan PCR dan lamanya waktu pemeriksaan untuk setiap provinsi dan kabupaten/kota untuk membuat kurva epidemi.
Kelangkaan alat pelindung diri memaksa petugas kesehatan pakai pelindung wajah dari plastik dan jas hujan untuk hindari penularan virus corona saat menunggu pasien di ruang IGD di rumah sakit rujukan COVID-19 di Banda Aceh, 18 April 2020. EPA/HOTLI SIMANJUNTAK/EPA-

Mengapa rumah sakit kewalahan hadapi pandemi COVID-19 dan apa dampaknya bagi keselamatan pasien

Dengan pengendalian infeksi di tingkat rumah sakit dan pemberian pelayanan yang efektif akan lebih terkontrol pada akhirnya akan meningkatkan keselamatan pasien dan tenaga kesehatan.
Foto udara memperlihatkan pemandangan di Jembatan Semanggi yang hampir kosong dari aktivitas setelah pemerintah Jakarta meminta penduduk tetap di rumah untuk mencegah penyebaran coronavirus, 11 April 2020. Ahmad Soleh/INA Photo Agency/Sipa USA/AAP

Riset spasial ungkap risiko penyebaran coronavirus level kelurahan dan pasar tradisional di Jakarta

Dalam mitigasi pandemi global COVID-19 saat ini, kemampuan memahami risiko penyebarannya secara spasial sangat penting.
Petugas Palang Merah Indonesia yang mengenakan alat pelindung. diri menyemprotkan disinfektan di luar Masjid Istiqlal Jakarta 13 Maret 2020 untuk mencegah penularan virus corona. EPA/BAGUS INDAHONO/AAP

Keimanan dan sains: bagi Muslim di zona merah COVID-19 salat tarawih di rumah lebih berpahala ketimbang di masjid

Umat Islam yang di daerah zona merah dan kuning lebih utama salat tarawih di rumah masing-masing untuk menyelamat jiwa diri sendiri dan orang lain.
Laboratorium Bioscientia Healthcare GmbH di Ingelheim, Jerman, 23 April 2020, mampu mengetes 3.500 spesimen per hari untuk mendeteksi coronavirus dengan tes PCR. EPA/RONALD WITTEK/AAP

Mustahil 10.000 tes RT-PCR per hari, Indonesia perlu segera mengkarantina terpusat PDP, ODP dan OTG COVID-19

Pemerintah kecamatan, kabupaten, dan provinsi harus mengidentifikasi bangunan dengan aula besar, atau bahkan rumah-rumah penduduk dengan ukuran besar untuk mengkarantina semua kasus ODP, OTG dan +RT.
Lampu kamar di kamar-kamar hotel di Jakarta dinyalakan membentuk bentuk hati sebagai lambang dukungan dan cinta untuk pekerja medis yang berjuang di garis depan melawan COVID-19, 25 April 2020. Rifqi Riyanto/INA Photo Agency/Sipa USA/AAP

Coronavirus mingguan: Percayalah pada ahli kesehatan, rekatkan kerja sama pemerintah dan rakyat

Sepanjang obat dan vaksinnya belum ditemukan, secara makro pengendalian COVID-19 akan bergantung pada kebijakan pemimpin politik yang responsif-saintifik dan partisipasi aktif warga negara.
Para penumpang yang mengenakan masker tiba di bandara saat petugas menyemprotkan disinfektan untuk cegah COVID di terminal kedatangan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, 13 Maret 2020. REUTERS/Willy Kurniawan/AAP

Mobilitas penduduk meluaskan zona merah COVID-19: larangan mudik dari Jokowi harus diperkuat pengawasannya

Seberapa besar dampak dari mudik masyarakat terhadap kenaikan jumlah kasus dan penyebaran COVID-19 perlu segera diteliti.
Tabung yang berisi sampel darah siap dites di Bandung, Jawa Barat. Agvi Firdaus / INA Photo Agency / Sipa USA

Bagaimana sistem tes COVID-19 di Indonesia berpihak pada yang kaya dan bukan yang miskin

Akses yang tidak merata terhadap tes sangat berbahaya karena banyak kasus tidak akan terdeteksi khususnya bagi masyarakat miskin, sehingga dapat mengakibatkan keterlambatan diagnosis dan kematian.
Seorang pelancong pakai gelang tangan GPS untuk melacak pergerakannya di Bandara Internasional Hong Kong, 19 Maret 2020. Sejak tanggal itu, semua pendatang harus mengisolasi diri selama 14 hari di rumah dengan pengawasan medis. EPA/JEROME FAVRE

Rumah sakit di Indonesia terancam lumpuh: ini 6 strategi “perang” mengalahkan COVID-19

Saat ini Indonesia dalam persimpangan penting untuk mencegah perluasan COVID, dalam artikel ini 6 rekomendasi strategi berbasis bukti diajukan agar Indonesia mampu mengendalikan COVID tanpa lockdown.

Mengapa kami beda

10 alasan

Paling banyak dibaca

  1. Memahami cara kerja rapid test COVID-19 yang hasilnya bisa tidak akurat
  2. Riset dampak COVID-19: potret gap akses online ‘Belajar dari Rumah’ dari 4 provinsi
  3. Memahami ekonomi politik penanganan COVID-19
  4. Tiga langkah strategis untuk dukung budaya pembelajaran daring pasca COVID-19
  5. COVID-19 memicu teori-teori konspirasi. Ini masalah serius yang bisa bahayakan nyawa

Tawarkan ide

Punya ide artikel untuk The Conversation?

Beri tahu kami

Pembaca kami

Jumlah pembaca The Conversation sebanyak 18 juta pengguna setiap bulan, dan melalui Creative Commons republikasi menjangkau 42 juta pembaca.

Mau menulis?

Tulis artikel dan jadi bagian dari komunitas yang terus bertumbuh bersama lebih dari 106.400 akademisi dan peneliti dari 3.433 lembaga.

Daftar sekarang