Menu Close

The Indonesian Institute

The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan.

Links

Displaying all articles

Seorang konsumen tengah memilih-milih baju. cottonbro/pexels

Mengapa kita mesti membela thrift shop

Mulai dari mengurangi limbah pakaian dan mendukung ekonomi sirkular, ada banyak alasan mengapa penjualan pakaian bekas impor perlu dibela.
Warga berpose menampilkan busananya di atas zebra cross di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Sabtu (23/7/2022). Fenomena ajang pamer fesyen dan peragaan busana oleh muda-mudi di kawasan Dukuh Atas itu kini lebih dikenal dengan Citayem Fashion Week. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj

Pakar Menjawab: Citayam Fashion Week jadi rebutan, bagaimana jika ruang ekspresi masyarakat pinggiran disusupi orang kaya?

Infiltrasi orang kaya ke wadah ekspresi masyarakat pinggiran dapat memunculkan ketimpangan dan relasi kuasa dalam bisnis fesyen.
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax membuat pengendara berburu BBM subsidi Pertalite yang jauh lebih murah. ANTARA FOTO/Jojon/YU

Pakar Menjawab: Apakah harga Pertamax harus naik?

Di tengah kenaikan harga pangan yang mencekik masyarakat, pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak Pertamax hingga 30%. Apakah kenaikan Pertamax di masa sulit ini langkah yang bijak?
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri) memberikan dokumen tanggapan pemerintah kepada Ketua DPR Puan Maharani (kanan) yang disaksikan Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin (kedua kanan) dan Rachmad Gobel (kiri) pada rapat paripurna DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (18/6/2020). Rapat tersebut beragendakan mendengarkan tanggapan pemerintah terhadap pandangan Fraksi atas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN TA 2021. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. Antara Foto

Untuk hindari krisis fiskal, pemerintah harus hati-hati kelola hutang COVID-19

Hutang pemerintah akibat COVID-19 yang menggunung berpotensi membuat masalah dalam jangka menengah dan panjang.

Authors

More Authors