Menu Close

Universitas Andalas

Links

Displaying 1 - 20 of 43 articles

Awan panas meluncur dari kawah Gunung Semeru, terlihat dari Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Senin 6 Desember 2021. Awan panas meluncur sejauh 2,5 kilometer ke Besuk Kobokan. . ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/wsj

Gunung Semeru meletus: sejarah erupsinya dan jaminan kesuburan tanah untuk masa depan

Letusan Semeru sudah sering terjadi sejak awal abad ke-19. Siklus aktif selama 7-28 tahun dan dorman 6 sampai 28 tahun berulang sampai sekarang.
Potret dari udara memperlihatkan hutan yang terbakar di Kapuas Hilir, Kalimantan Tengah, 21 September 2019. Kabut asap sampai ke Singapura dan Malaysia. EPA/FULLY HANDOKO

Tidak cukup restorasi gambut untuk mencegah kebakaran hutan berulang di Sumatra dan Kalimantan

Perlu dicari cara membuka lahan gambut yang lebih ekonomis dan praktis tanpa menghidupkan korek api dan menyulutnya pada tanaman yang sudah mengering.
Asap tebal dan langit gelap di tengah hari menyelimuti Pekanbaru, Ibu Kota Provinsi Riau, akibat kebakaran hutan dan lahan di sana, 10 September 2019. Gatot Adri/Shutterstock

Kebakaran hutan makin mengancam kesehatan penduduk Indonesia: dari iritasi hingga potensi kanker

Penyelesaian atas dampak kesehatan dari asap yang mengandung zat-zat berbahaya tidak dapat dipisahkan dari masalah kebakaran hutan dan lahan, yang merupakan akar permasalahannya.
Bendera Australia menyembul dari gundukan sampah di tempat pembuangan plastik impor di Mojokerto, 5 Desember 2018. Negara Asia Tenggara “panen” sampah impor setelah Cina melarang impor limbah sejak tahun lalu. EPA/FULLY HANDOKO

Ancaman sampah impor dari Barat dan pentingnya kerja sama ASEAN untuk keamanan lingkungan

Sangat disayangkan Deklarasi Bangkok tentang Memerangi Sampah Laut di Kawasan ASEAN tidak memuat poin mengenai impor sampah ke wilayah Asia Tenggara.
Pemakai berjilbab berisiko kekurangan vitamin D jika terlalu menghindari paparan sinar matahari. Terpapar matahari pada pagi hari selama 10-15 menit sehari, 3-4 hari sepekan cukup untuk produksi vitamin tersebut. Leolintang/Shutterstock

Apakah perempuan berjilbab berisiko kurang vitamin D? Riset tunjukkan ada banyak penyebabnya

Kebutuhan cahaya matahari untuk sintesis vitamin D dapat terpenuhi dengan waktu paparan selama rata-rata 10-15 menit saja sehari dalam 3-4 kali semingggu.

Authors

More Authors