Algoritma banyak membantu manusia tapi membawa ancaman juga. www.shutterstock.com

Sains Sekitar Kita: Saat algoritme mengendalikan pilihan di internet

Sistem algoritme bekerja di balik mesin pencari dan aplikasi di dunia maya.

Anda mungkin sering didatangi oleh iklan digital atau promosi tiket pesawat setelah suatu hari Anda memesan tiket via online. Lain waktu halaman ponsel Anda dipenuhi dengan promosi sepatu dan film terbaru yang baru saja Anda lihat di internet tapi belum jadi Anda beli. Bagaimana internet bekerja, seolah-olah sistem itu tahu apa yang hendak kita cari dan kesukaan kita di dunia maya?

Itulah pekerjaannya algoritme di komputer. Algoritme mengolah data, memilah-milah, dan menyajikannya sehingga menjadi semacam “menu di hidangan di atas meja yang siap disantap”. Data historis pengguna internet dikumpulkan secara otomatis dan kemudian dibuat suatu pola. Dalam matematika dan ilmu komputer, algoritme merupakan langkah sistematis untuk penghitungan, pemrosesan data, dan penalaran secara otomatis. Hasilnya, kita seolah disediakan pilihan-pilihan yang sesuai data historis yang dimiliki oleh algoritme.

Di era internet, algoritme bekerja di balik teknologi mesin pencari, aplikasi, dan media sosial yang menyediakan beragam layanan seperti pencarian restoran, teman, tiket pesawat, musik, ojek, berita, dan hal lainnya di dunia maya.

Edisi kedua Sains Seputar Kita menghadirkan Roby Muhamad, saintis jaringan sosial digital, dari Universitas Indonesia. Dia mengatakan algoritme banyak membantu manusia tapi bisa mengancam juga. Bagaimana bentuk ancamannya?

Silakan simak podcast audio yang diproduksi oleh tim dengan produser Hilman Handoni. Narator adalah Prodita Sabarini. Selamat mendengarkan!