Menu Close
Shutterstock.

Curious Kids: mengapa beberapa organ tubuh bisa memperbarui diri sementara yang lain tidak?


Saya ingin tahu kenapa beberapa organ tubuh seperti hati dan otak dapat memperbarui diri (regenerasi), sementara organ lainnya tidak? – Maggie, 9 tahun, Melbourne, Australia


Ini sebuah pertanyaan yang bagus, Maggie. Sejumlah ilmuwan sebenarnya sampai kini telah berusaha untuk menjawab pertanyaan ini dalam kurun waktu yang panjang.

Setelah bertahun-tahun riset, ada kabar baik, kita kini memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana organ tubuh bekerja.

Apakah sel itu?

Seperti yang kamu mungkin sudah tahu, tubuh dibuat dari banyak sel. Kita kadang-kadang menyebut sel-sel itu “blok-blok bangunan kehidupan”.

Alam membangun seluruh bagian tubuh tubuh kita dengan sel-sel.

Kamu mungkin pernah bermain Lego sebelumnya. Sel-sel itu seperti potongan-potongan Lego!

Sama seperti balok-balok Lego, sel-sel hadir dalam banyak bentuk dan warna. Sel-sel juga dapat melakukan banyak hal yang berbeda.

Kulit kita terbuat dari sel-sel yang berbeda. Beberapa berguna dalam menyusun rambut kita, dan beberapa lainnya membuat bekas luka saat terpotong, misalnya.

Bahkan darah kita dibuat dari banyak sel yang berbeda. Sel-sel darahlah yang menyebabkan darah kita berwarna merah.


Read more: Curious Kids: why don't burns bleed?


Kembali ke pertanyaan kamu, beberapa sel di dalam tubuh kita sangat spesial karena mereka dapat berkembang biak. Tidak hanya itu, sel-sel khusus ini dapat berubah menjadi sel-sel lain juga.

Nama dari sel-sel khusus ini adalah “sel-sel induk”, dan mereka adalah kunci untuk pembaruan organ-organ kita.

Bayangkan jika balok-balok Lego dapat melakukan itu.

Kulit dan hati kita lebih baik dalam regenerasi diri dibanding otak kita. Shutterstock

Organ mana yang dapat memperbarui diri sendiri?

Maggie, kamu sangat pintar karena pada usia 9 tahun sudah tahu apa makna “regenerasi”, tapi mungkin beberapa pembaca muda lainnya tidak tahu.

Regenerasi adalah saat organ tubuh kita memperbaiki diri setelah rusak. Organ-organ kita mungkin rusak jika terluka atau sakit parah.

Organ seperti kulit kita (ya, kulit adalah organ tubuh terbesar!) perlu sering regenerasi. Sel induk kulit menghasilkan sel-sel baru ketika sel yang lama hilang, seperti saat kita tersayat kertas.


Read more: Curious Kids: why do we have two kidneys when we can live with only one?


Hati kita sangat baik dalam meregenerasi dirinya sendiri karena mereka juga dapat membuat sel baru. Sel-sel hati disebut “hepatosit”. Hepatosit mulai berkembang biak saat hati rusak. Jadi hepatosit bekerja seperti sel induk.

Usus adalah contoh organ lain yang meregenerasi dirinya sendiri. Usus-usul kita melakukan regenerasi sepanjang waktu, bahkan saat kita sehat.

Usus kehilangan banyak sel saat kita mencerna makanan, tapi sel induk di usus berkembang biak untuk menjaga organ penting ini bekerja dengan baik.

Organ mana yang tidak terlalu bagus dalam beregenerasi?

Otak sebenarnya tidak dapat meregenerasi dirinya sendiri dengan baik karena ketika otak rusak, sel-selnya akan lebih sulit membuat yang baru. Ini karena otak memiliki sangat sedikit sel-sel khusus, atau sel induk.

Dalam beberapa tahun terakhir, kami menemukan beberapa area di otak dapat beregenerasi. Namun kami masih perlu melakukan lebih banyak penelitian untuk lebih memahami cara kerjanya.

Kita tahu otak lebih baik dalam meregenerasi dirinya sendiri ketika kita usia masih muda dibanding ketika kita sudah tua.


Read more: Curious Kids: how does our brain send signals to our body?


This article was originally published in English

Want to write?

Write an article and join a growing community of more than 115,000 academics and researchers from 3,739 institutions.

Register now