Katak mini: Spesies baru dari Madagaskar

Kata mini dewasa dari spesies “Mini mum”, salah satu katak terkecil di dunia, dapat hinggal di ibu jari, bahkan masih ada area yang tersisa. Dr Andolalao Rakotoarison, Author provided

Katak mini adalah jenis amfibi yang menarik tetapi masih menjadi misteri. Perbedaan taksonomi dengan katak biasa cukup terabaikan karena ketika katak mini berevolusi, jenis-jenis katak mini terlihat sangat mirip satu sama lain–sehingga sering terabaikan betapa beragam mereka sebenarnya.

Sebagai bagian dari penelitian doktoral saya, saya telah mempelajari katak dan reptil di Madagaskar, sebuah pulau di Samudra Hindia yang sedikit lebih besar dari daratan Prancis. Wilayah tersebut memiliki lebih dari 350 spesies katak. Wilayah ini bisa jadi memiliki keanekaragaman katak tertinggi dari negara mana pun di dunia. Dan banyak dari katak-katak ini sangat kecil.

Kami telah meneliti spesies kecil ini dengan mendeskripsikan lima spesies baru yang termasuk dalam kelompok katak yang umumnya disebut sebagai katak “bermulut sempit”. Ukuran terbesar dari spesies ini tidak lebih panjang dari ibu jari Anda. Yang terkecil hanya sedikit lebih panjang dari sebutir beras.

Kami telah menamai tiga spesies baru ini “Mini”. Nama baru ini diperlukan agar informasi tentangnya dapat dikumpulkan. Selain itu, kami juga menamai ketiga spesies tersebut sebagai Mini mum, Mini scule, dan Mini ature. Mini mum dan Mini scule berukuran 8-11 milimeter (mm). Sedangkan Mini ature berukuran 15 mm. Mini ature bisa hinggap di ibu jari Anda.

Dua spesies baru lainnya, Rhombophryne proportionalis dan Anodonthyla eximia, juga hanya berukuran 11-12 mm, dan jauh lebih kecil dari kerabat terdekat mereka.

Katak yang kami identifikasi berasal dari tiga kelompok berbeda yang tidak berhubungan dekat dengan spesies lainnya, dan mereka telah berevolusi secara independen menjadi jauh lebih kecil.

Temuan kami ini memberi tahu bahwa evolusi ukuran tubuh pada katak mini Madagaskar lebih dinamis daripada yang dipahami sebelumnya. Dan studi di masa depan diharapkan akan menjelaskan interaksi antara ekologi dan evolusi katak yang sangat beragam ini.

Katak mini

Spesies katak “bermulut sempit” adalah bagian dari jenis hewan yang sangat beragam yang ditemukan di setiap benua kecuali Antartika dan Eropa. Tetapi katak yang kami temukan di pulau Madagaskar berasal dari subfamili Cophylinae yang merupakan ciri khas Madagaskar. Subfamili tersebut memiliki keanekaragaman spesies yang berukuran mini dan sangat beragam. Hal ini secara historis dikaitkan dengan gen tunggal Stumpffa.

Meskipun sebagian besar katak “bermulut sempit” berukuran kecil hingga sedang, namun banyak juga yang berukuran sangat kecil, termasuk katak terkecil di dunia, Paedophryne amauensis dari Papua New Guinea. Ukuran katak dewasanya adalah 7,7 mm. Ukuran tersebut kira-kira sebesar satu permen Tic Tac.

Mini mum hinggap di pelapah daun di hutan dataran rendah di sepanjang garis timur Madagaskar Andolalao Rakotoarison

Yang luar biasa adalah bahwa katak terkecil telah berevolusi menjadi lebih kecil dan terus menjadi kecil. Hal ini sering terjadi beberapa kali dalam satu wilayah, seperti yang disorot dalam penelitian baru ini. Ini berarti semacam ada keuntungan untuk menjadi katak mini atau sesuatu yang memungkinkan katak mini dapat bertahan hidup, berkembang, dan menjadi lebih beragam.

Apa yang kita temukan

Mini mum berasal dari Manombo di Madagaskar timur. Kata ini adalah salah satu katak terkecil di dunia. Ukuran tubuh dewasa pada katak jantan mencapai 9,7 mm dan 11,3 mm pada betina. Katak tersebut bisa bertengger di paku payung.

Mini scule dari Sainte Luce di bagian tenggara Madagaskar sedikit lebih besar dan memiliki gigi di rahang atasnya.

Mini ature dari Andohahela di bagian tenggara Madagaskar lebih besar dari kerabatnya tetapi serupa dalam bentuk badan.

Rhombophryne proportionalis dari Tsaratanana di Madagaskar bagian utara adalah spesies unik di antara katak mini Madagaskar karena tubuh kecilnya memiliki bentuk tubuh yang proporsional, yang berarti ia memiliki proporsi katak besar, tetapi ukurannya hanya sekitar 12 mm. Ini sangat tidak biasa di antara katak kecil, yang biasanya memiliki mata besar, kepala besar, dan karakter lain yang “mirip bayi”. Fenomena ini disebut “paedomorphisms”.

Anodonthyla eximia dari Ranomafana di Madagaskar timur jelas lebih kecil dari spesies Anodonthyla lainnya. Mereka hidup di tanah dan membuktikan bahwa kemampuan mereka yang hidup di permukaan tanah dengan ukuran tubuh yang kecil ini mungkin memiliki hubungan dengan evolusi. Ukuran tubuh mereka yang sangat kecil tersebut membuatnya sulit untuk tetap di atas pohon.

Mencari katak

Menemukan katak kecil di pelapah daun bukan hal yang mudah. Kami sering menghabiskan waktu berbulan-bulan di hutan, dalam kondisi yang sangat sulit, mencoba menemukan katak dan reptil. Karena ukurannya, katak-katak kecil itu sangat sulit ditemukan sehingga triknya adalah mendengarkan panggilan mereka, dan kemudian melacaknya.

Tetapi panggilan dari katak jantan sering berada di satu atau dua daun yang sulit dijangkau dan berhenti memanggil jika terdapat sedikit gangguan. Ketika Anda akhirnya menemukan katak, Anda merekam panggilannya dan kemudian mencoba menangkapnya. Benar-benar sebuah pekerjaan yang sulit.

Juga terdapat tantangan lain. Badai sering menghantam pantai timur Madagaskar pada musim hujan Desember-Maret, yang dapat membuat pencarian menjadi lebih sulit. Kami menemukan Anodonthyla eximia di pagi hari setelah malam yang mengerikan, ketika topan menghanyutkan sebagian besar tenda kami. Kondisi yang menyedihkan bagi ahli biologi ternyata menyenangkan buat katak.

Madagaskar adalah harta karun keanekaragaman hayati. Kita sudah mengetahui ratusan spesies reptil dan amfibi dari pulau itu. Dan karena kita memiliki informasi DNA tentang banyak spesies yang belum diidentifikasi, kita juga menyadari tentang seberapa banyak yang kita tidak tahu tentang keanekaragaman itu.

Madagaskar adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk mempelajari reptil dan amfibi dan proses evolusi mereka. Tetapi kami sadar bahwa kami bekerja dalam kerangka waktu yang sangat ketat. Hutan-hutan Madagaskar semakin menyusut dalam kecepatan yang luar biasa. Ini adalah salah satu negara termiskin, dan dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, hutan menanggung beban terbesar kebutuhan manusia. Upaya perlindungan hutan di negara ini semakin intensif, tetapi masih jauh sebelum kita dapat memastikan spesies seperti Mini mum dan Mini scule aman untuk masa yang akan datang.

Muhammad Gaffar menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris

This article was originally published in English