Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Kepala Program Studi Magister Biomedik, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Soegianto Ali menyelesaikan pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada 1990 dan melanjutkan bertugas sebagai dokter Puskesmas di Kabupaten Belu, NTT. Sekembalinya dari program tersebut, dia terlibat sebagai tim penelitian untuk Hepatitis B dan Hepatitis C yang merupakan proyek kerja sama antara Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan Katholieke Universiteit Leuven, Belgia.

Selesai dari proyek tersebut, Soegianto Ali bergabung sebagai staf pengajar, hingga akhirnya melanjutkan program Master di Katholieke Universiteit Leuven antara 1998-2000 dengan proyek TT virus sebagai calon virus penyebab non A, non B dan non C hepatitis. Selesai dari Leuven, kemudian dilanjutkan dengan penelitian demam tifoid di Jakarta yang juga merupakan penelitian untuk S3 nya dan merupakan proyek kerja sama antara Leiden University Medical Center dengan Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya dengan pendanaan dari SPIN program. Topik yang didalami adalah mengenai interaksi antara inang dan patogen (Salmonella typhi) dalam demam tifoid, serta faktor-faktor genetik yang mempengaruhinya.

Soegianto Ali pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Biologi Kedokteran, Ketua Medical Education Unit, Wakil Dekan Bidang Akademik, Dekan, Ketua Gugus Penjaminan Mutu Fakultas. Saat ini menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Biomedik Unika Atma Jaya.

Experience

  • –present
    Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Kepala Program Studi Magister Biomedik, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Education

  • 2006 
    Rijksuniversiteit Leiden, Netherlands, Kedokteran
  • 2000 
    Katholieke Universiteit Leuven, Belgium, Master in Medical Sciences