Kepala Pusat Studi Bencana (PSBA), Universitas Gadjah Mada

Dr.rer.nat. Djati Mardiatno adalah staf pengajar di Jurusan Geografi Lingkungan, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Saat ini yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala Pusat Studi Bencana (PSBA) di UGM. Pendidikan S1 dan S2 dalam bidang geografi fisik (geomorfologi) diselesaikannya di UGM, kemudian program S3 diselesaikan di Institute of Geography University of Innsbruck, Austria pada tahun 2008, dengan judul disertasi “Tsunami Risk Assessment Using Scenario-Based Approach, Geomorphological Analysis and Geographic Information System”. Yang bersangkutan aktif melakukan penelitian tentang geomorfologi lingkungan dan kajian risiko bencana serta pernah terlibat sebagai anggota tim dalam penelitian TSUNARISQUE project 2005-2007 (kerjasama dengan berbagai institusi di Perancis dan Indonesia), GITEWS (German-Indonesia Tsunami Early Warning Systems) project 2005-2008, RIMSY project (kerjasama dengan University of Innsbruck dan Provinsi Tirol, Austria), JSPS-AAPLAT 2006-2009 dan JST-JICA 2009-2012 (kerjasama dengan Nagoya University Jepang dan LIPI) dan ssejak tahun 2015 sebagai anggota tim riset kerjasama Nagoya University Japan-Faculty of Geography Universitas Gadjah Mada, berjudul "Comparative Studies on Mega-earthquakes and Their Aftermaths - Case of Japan, China, and Indonesia". Beberapa tulisannya yang pernah dipublikasikan antara lain adalah: Multi-hazards risk assessment using Spatial Multi Criteria Evaluation (SMCE) method: a case study in Pacitan City, East Java, Indonesia; Multirisk Assessment of Disasters in Parangtritis Coastal Area, Indonesia (editor); GIS Application for Tsunami Risk Assessment in Cilacap, South Java-Indonesia; The Impact of Java Tsunami 17th July 2006 to the South Coast of Java Island-Indonesia; Natural Hazards in Central Java Province An Overview (co-author); Misconception of Run-up Definition and Its Implication to Tsunami Risk Assessment, A Case Study in Pacitan Coastal Area, Indonesia; Field Observations of the 17 July 2006 Tsunami in Java (co-author), Learning from a major disaster (Banda Aceh, December 26th, 2004): a methodology to calibrate simulation codes for tsunami inundation models (co-author). A proposal for tsunami mitigation by using coastal vegetations: some findings from southern coastal area of Central Java, Indonesia; Community Approach to Disaster (editor); Analisis Bencana untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS)-Studi Kasus Kawasan Hulu DAS Comal.

Experience

  • –present
    Lektor Kepala bidang Geomorfologi Lingkungan, Universitas Gadjah Mada

Education

  • 2008 
    Institute of Geography University of Innsbruck, Austria, Dr.rer.nat.