Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada (UGM) is an Indonesian research university located in Yogyakarta, Indonesia. Founded on December 19, 1949, UGM is one of the oldest and largest institutions of higher learning in Indonesia. Located in Yogyakarta, Indonesia, the 360-acre campus comprises of 18 faculties, 68 undergraduate study programs, 23 diploma study programs, 104 master and specialist study program, and 43 doctorate study programs.

Links

Displaying 1 - 20 of 132 articles

Skema legalitas kayu lahir sebagai respon terhadap pembalakan liar dan perdagangan kayu ilegal yang dianggap sebagai penyebab kerusakan hutan dunia. Mast Irham/EPA

Penghapusan syarat lisensi kayu bisa tingkatkan penebangan liar dan beri citra buruk pada produk mebel lokal

Penghapusan sertifikat legal kayu justru akan berdampak buruk terhadap upaya pemberantasan pembalakan liar di Indonesia. Selain itu, juga merugikan industri mebel sendiri.
Tabung yang berisi sampel darah siap dites di Bandung, Jawa Barat. Agvi Firdaus / INA Photo Agency / Sipa USA

Bagaimana sistem tes COVID-19 di Indonesia berpihak pada yang kaya dan bukan yang miskin

Akses yang tidak merata terhadap tes sangat berbahaya karena banyak kasus tidak akan terdeteksi khususnya bagi masyarakat miskin, sehingga dapat mengakibatkan keterlambatan diagnosis dan kematian.
Pekerja kebersihan menyemprot disinfektan di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta. Mast Irham/EPA

Bagaimana kebijakan mengisolasi diri akibat pandemi COVID-19 ‘menghukum’ penduduk miskin di Indonesia

Kebijakan mengisolasi diri gagal untuk mempertimbangkan fakta bahwa banyak masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah tidak dapat melakukannya.
Dengan data genom publik, sebuah tim di Berlin menyempurnakan mekanisme diagnosis untuk mendeteksi 2019-nCoV lebih dari seminggu sebelum kasus pertama coronavirus di Jerman. Shutterstock

Sains terbuka mendorong riset global untuk hadapi coronavirus: mengapa peran Indonesia minim?

Penelitian garda depan untuk coronavirus Wuhan didominasi oleh institusi riset di Cina, Amerika Serikat, Jepang, dan berbagai laboratorium di Eropa - nampaknya tidak ada yang berasal dari Indonesia.
Through public genome sequences, a team in Berlin perfected a molecular diagnostic protocol to detect the 2019-nCoV more than a week before the first case was confirmed in Germany. Shutterstock

Open science promotes global scientific collaboration to tackle coronavirus: why hasn’t Indonesia contributed?

Frontier research initiatives to tackle the 2019 coronavirus seem to be dominated by institutions in China, the US, Japan and labs across Europe. Very little seem to be coming form Indonesia.

Authors

More Authors