Artikel-artikel mengenai Bakteri

Menampilkan semua artikel

Polisi antiteror berjaga di dekat pos polisi yang diledakkan oleh teroris di Jalan Thamrin Jakarta, 14 Januari 2016. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan 7 orang, 5 di antaranya pelaku teror. RONI BINTANG/AAP

Indonesia dan ancaman bioterorisme antraks: Beberapa hal yang perlu diketahui agar bisa mencegahnya

Penggunaan senjata biologi sebagai bioterorisme tidak mudah diungkap apakah ini sebuah serangan teror yang direncanakan atau wabah penyakit. Belum ada undang-undang untuk mencegah bioterorisme.
Penemuan obat bisa mendapatkan bantuan dari apa yang sudah dirancang oleh alam. Annie Spratt/Unsplash

Lendir pada ikan bisa menjadi obat antibiotik baru

Ketika resistansi antibiotik meningkat secara global, perlu alternatif baru dalam mengobati infeksi. Ahli kimia dapat mulai dengan melihat senyawa yang diproduksi di alam oleh ikan.
Ilustrasi tiga dimens bakteri Salmonella, yang kerap menginfeksi makanan. Kateryna Kon/Shutterstock

Sains Sekitar Kita: Kenali tanda keracunan makanan

Bakteri hidup dan berkembangbiak di mana-mana termasuk di air, panci, piring, sendok, gelas, dan semua peranti dapur. Pemanasan adalah salah satu sterilisasi.
Tinja manusia adalah campuran dari air dengan sedikit materi padat. www.shutterstock.com

Tahukah Anda bahwa tinja kita sebenarnya hidup?

Sekitar 75% kandungan tinja kita adalah air. Sisanya adalah gabungan dari bakteri, virus dan makanan yang tidak tercerna.
Bakteri di piring di samping kiri sensitif terhadap antibiotik yang terdapat pada potongan kertas. Bakteri di samping kanan resistan tehadap empat dari tujuh antibiotik. Dr. Graham Beards

Bakteri bisa jadi senjata ampuh lawan resistansi antibiotik

Mikroba yang bisa memakan antibiotik bisa berguna untuk membersihkan tanah dan air yang terkontaminasi limbah antibiotik.

Kontributor teratas

Lebih banyak