Lagi

Analisis dan Komentar

Agama tidak menentukan moralitas Anda

Banyak orang percaya bahwa moralitas berasal dari agama. Tapi penelitian menunjukkan, opini orang terhadap ajaran Tuhan berdasar pada apa yang mereka yakini benar dan salah, bukan sebaliknya.

Mau dibawa ke mana penjara kita?

Beberapa ‘narasi’ usang yang berulang diakui sebagai penyebab banyaknya persoalan yang dihadapi oleh sistem penjara di Indonesia. Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini?

Analisis dan Komentar Lainnya

Menuju Pemilihan Umum 2019

Para calon presiden dan wakil presiden (dari kiri ke kanan) Ma'ruf Amin, Jokowi Widodo, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat menghadiri deklarasi kampanye damai yang diadakan Komisi Pemilihan Umum beberapa waktu yang lalu. Adi Weda/EPA

Banyaknya sesat pikir dalam kampanye pilpres 2019

Hampir satu bulan masa kampanye pemilihan presiden berjalan, banyak kekeliruan berlogika dalam argumen-argumen politik kedua kubu.

Lagi

Terorisme

Lagi

Gender dan seksualitas

Lagi

ASEAN dan sekitarnya

Presiden Joko Widodo (kiri) dan Presiden Cina Xi Jinping menyaksikan penandatanganan kerja sama oleh menteri kedua negara di Belt and Road Forum for International Cooperation, Beijing, 14 Mei 2017. Reuters/Kenzaburo Fukuhara

Di tengah kebangkitan Cina, kebijakan pembangunan Indonesia harus merespons perubahan geopolitik

Memanfaatkan kebijakan luar negeri Indonesia untuk mendukung pembangunan akan membantu Indonesia menyiasati pergeseran geopolitik dunia.

More

In English

Pilihan Editor

Mengapa kami beda

10 alasan

Paling banyak dibaca

  1. Mengapa Presiden Jokowi tak kunjung berhasil merebut hati orang Papua?
  2. Jokowi dan penegakan HAM di Papua: potensi kegagalan dan upaya memperbaikinya
  3. Kuatnya budaya victim blaming hambat gerakan #MeToo di Indonesia
  4. Siapa yang jelas-jelas kalah dalam pilpres 2019?
  5. Cara Belanda menanggapi sejarah perang kemerdekaan Indonesia

Tawarkan ide

Punya ide artikel untuk The Conversation?

Beri tahu kami

Pembaca kami

Jumlah pembaca The Conversation sebanyak 10,7 juta pengguna setiap bulan, dan melalui Creative Commons republikasi menjangkau 38,2 juta pembaca.

Mau menulis?

Tulis artikel dan jadi bagian dari komunitas yang terus bertumbuh bersama lebih dari 76.900 akademisi dan peneliti dari 2.651 lembaga.

Daftar sekarang