Rajungan biru (Portunus pelagicus). Peneliti Indonesia menemukan jalan menghentikan kepiting saling kanibalistik. Guillermo Guerao Serra/Shutterstock

Cara baru dan murah membudidayakan kepiting kanibal lezat

Menempatkan kepiting kecil di gelas plastik jus menyelamatkan mereka dari kanibalisme. Kepiting bisa dibesarkan bersamaan dengan ikan bandeng di satu kolam.

Analisis dan Komentar

Apakah Bumi sudah terlalu sesak oleh manusia?

Populasi dunia telah mencapai 7,5 miliar jiwa dan diperkirakan naik hingga 10 miliar pada tahun 2050. Apakah kita perlu berusaha mengurangi atau menghentikan pertumbuhan populasi?

Analisis dan Komentar Lainnya

Gunung Api

Gunung Agung di Bali, dalam status awas, pada 26 September 2017. Reuters/Darren Whiteside

Mengapa gunung api meletus?

Apa yang terjadi di bawah permukaan Bumi sebelum gunung api meletus? Bagaimana bisa angin topan dan mencairnya gletser berkontribusi pada letusan besar?

Lagi

Teknologi Digital

Pada akhirnya, dengan penelitian sosial berbasis internet, ilmuwan akan dapat memahami manusia lebih dari manusia tersebut memahami diri mereka sendiri. Montri Nipitvittaya/www.shutterstock.com

Teknologi digital berpotensi memicu revolusi sains dalam penelitian sosial

Teknologi digital dan kemampuannya memproses data yang dihasilkan manusia dalam jumlah besar dapat menjadi alat penelitian sosial yang perkasa.

Lagi

In English

Pilihan Editor

Acara

Lebih Banyak Acara

Mengapa kami beda

10 alasan

Paling banyak dibaca

  1. Bagaimana kami menemukan spesies orang utan baru di Tapanuli
  2. Mengapa gunung api meletus?
  3. Mau membuktikan Bumi tidak datar tak perlu pakai roket. Cukup eksperimen sederhana
  4. Apakah Generasi Z lebih tahan hoaks ketimbang Gen X dan Gen Y?
  5. AI dapat memprediksi kelanggengan cinta berdasarkan cara Anda bicara dengan pasangan

Tawarkan ide

Punya ide artikel untuk The Conversation?

Beri tahu kami

Pembaca kami

Jumlah pembaca The Conversation sebanyak 5 juta pengguna setiap bulan, dan melalui Creative Commons republikasi menjangkau 35 juta pembaca.

Mau menulis?

Tulis artikel dan jadi bagian dari komunitas yang terus bertumbuh bersama lebih dari 60.200 akademisi dan peneliti dari 2.242 lembaga.

Daftar sekarang