SMERU Research Institute

SMERU is an independent institution for research and public policy studies which professionally and proactively provides accurate and timely information, as well as objective analysis on various socioeconomic and poverty issues considered most urgent and relevant for the people of Indonesia.

The institute has been at the forefront of the research effort to highlight the impact of government programs and policies, and has actively published and reported its research findings. The work expanded to include other areas of applied and economic research that are of fundamental importance to contemporary development issues.

Links

Displaying 1 - 20 of 29 articles

Seorang petani yang merupakan penyandang disabilitas sedang bersama kerbaunya di sebuah sawah di Vietnam. Data terakhir menyebutkan bahwa sebuah negara akan kehilangan potensi Produksi Domestik Brutonya sebesar 3-7% jika lapangan pekerjaan tidak membuka diri pada penyandang disabilitas. www.shutterstock.com

6 penghalang keterlibatan penyandang disabilitas dalam proses pembangunan

Kegagalan untuk melaksanakan kebijakan yang melibatkan penyandang disabilitas (inklusif) berakar dari berbagai penghalang baik dari masyarakat maupun pemerintah.
A disabled farmer with his buffaloes at a rice field in Vietnam. The latest data show the exclusion of people with disability from the workforce results in a loss of potential GDP of between 3% and 7% per year. www.shutterstock.com

Six problems that exclude disabled people in Indonesia from public life

The failures to implement inclusive policy stem from various barriers created by both individuals and the government.
Kesetaraan akses terhadap perguruan tinggi adalah salah satu cara untuk mengurangi ketimpangan ekonomi dan juga keluar dari bekapan kemiskinan. www.shutterstock.com

Pinjaman bagi mahasiswa miskin untuk kesetaraan akses pendidikan tinggi

Hanya 2,6% dari kelompok ekonomi bawah yang kuliah. Padahal kesetaraan akses terhadap perguruan tinggi adalah salah satu cara untuk mengurangi ketimpangan ekonomi dan juga keluar dari kemiskinan.
UU Desa diharapkan membuka peluang lebih luas bagi desa dan warganya untuk membayangkan masa depannya sekaligus mewujudkannya sesuai dengan kebutuhan, keragaman, dan keunikannya masing-masing. www.shutterstock.com

Rp187 triliun ke desa: semangat baru dan praktik lama dari UU Desa

UU Desa menjanjikan perubahan besar di pedesaan tapi masih menghadapi banyak masalah dalam pelaksanaannya.
Seorang perempuan penganyam alat panggang bekerja di rumah sambil melakukan tugas rumah tangganya, menjaga anak. Dari mampu.or.id

Kepingan pengalaman hidup pekerja perempuan rumahan

Pekerja rumahan menerima banyak beban risiko kerja disebabkan keterasingan mereka dari data statistik, pengakuan, dan regulasi pemerintah.
Sistem ekonomi dunia memungkinkan kelompok elit kaya raya mengumpulkan banyak uang sementara ratusan juta orang berjuang untuk bertahan hidup dengan upah rendah. EPA/Mast Irham

Ketimpangan di dunia bukan tak terelakkan: Oxfam

Yang kaya harus membayar pajak lebih banyak, dan yang miskin perlu dibayar lebih tinggi, kata Ketua Kebijakan Ketimpangan Oxfam Internasional Max Lawson.
The global economy enables a wealthy elite to accumulate vast fortunes while hundreds of millions of people struggle to survive on low wages, according to an Oxfam report. EPA/Mast Irham

Inequality is not inevitable, it’s a policy choice, says Oxfam

The rich have to be taxed more and the poor need to be paid more, according to Oxfam International head of inequality policy Max Lawson.

Research and Expert Database

Authors

More Authors