Menu Close

SMERU Research Institute

SMERU is an independent institution for research and public policy studies which professionally and proactively provides accurate and timely information, as well as objective analysis on various socioeconomic and poverty issues considered most urgent and relevant for the people of Indonesia.

The institute has been at the forefront of the research effort to highlight the impact of government programs and policies, and has actively published and reported its research findings. The work expanded to include other areas of applied and economic research that are of fundamental importance to contemporary development issues.

Links

Displaying 1 - 20 of 101 articles

Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Freepik

KDRT bukan masalah privat: teknologi bisa bantu ciptakan ruang aman bagi korban

Dengan adanya kemajuan teknologi, salah satunya media sosial, publik sebenarnya punya peluang lebih besar untuk menyuarakan hak-hak korban KDRT dan membantu mereka mendapatkan akses keadilan.
Ilustrasi laki-laki setara dengan perempuan. Freepik

Benarkah parkir khusus perempuan kontradiktif dengan kesetaraan gender? Ternyata masih banyak salah kaprah tentang feminisme

Pandangan umum – yang salah dan menyesatkan – soal feminisme adalah saat esensi kesetaraan gender hanya dilihat ketika perempuan bisa melakukan hal-hal yang sama seperti laki-laki.
Data statistik sering dianggap sebagai lebih unggul dibanding data kualitatif. Pexels/Burak The Weekender

Mengapa statistik dianggap lebih unggul dalam perumusan kebijakan? Ilmu sosial-humaniora juga punya peran penting dalam menjembati gap kebijakan publik

Kebijakan berbasis bukti perlu lebih sensitif dalam melihat dimensi kekuasaan dan aspek ekonomi politik dalam proses perumusan kebijakan.
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Rubella pada murid Taman Kanak-Kanak Aisyiyah saat pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Pontianak, Kalimantan Barat, 31 Mei 2022. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/tom

Riset: pandemi COVID-19 akibatkan anak-anak Indonesia mengalami dampak bertumpuk

Kebijakan penutupan sekolah, isolasi sosial, dan ketidakpastian ekonomi menyebabkan anak-anak mengalami tekanan psikologis.
Laki-laki kerap tidak dipercaya jika menjadi korban kekerasan seksual. Freepik

Laki-laki juga rentan jadi korban kekerasan seksual, bukti kentalnya toxic masculinity dan budaya patriarki di Indonesia

Budaya toxic masculinity yang dilahirkan oleh masyarakat patriarki diyakini menjadi sumber dari tabunya kenyataan bahwa laki-laki dapat menjadi korban kekerasan seksual.
Pemilk sentra kerajinan batik memotret produk Batik Ajbura Tradjumas miliknya di Depok, Jawa Barat, Jumat (25/2/2022). Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM bisa terhubung ke dalam ekosistem digital pada tahun 2024, karena hingga Februari 2022 tercatat sudah 17,25 juta pelaku UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem digital. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww

Riset SMERU: Prospek ekonomi digital Indonesia terganjal ketimpangan keterampilan digital, apa yang bisa dilakukan pemerintah?

Indonesia harus menutup ketimpangan keterampilan digital untuk mencapai visi menjadi negara maju. Riset SMERU Research Institute menawarkan tiga kanal yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai visi ini.

Authors

More Authors