Indonesian Institute of Sciences (LIPI)

The Indonesia Institute of Sciences (LIPI) is the Indonesian government research institution. The chairman of LIPI is directly responsible to the President of the Republic of Indonesia. It is under the coordination of the Ministry of Research, Technology and Higher Education.

LIPI was officially established in August 1967.

Links

Displaying 1 - 20 of 23 articles

BPS merilis data yang menunjukkan angka kemiskinan Indonesia terendah sejak masa krisis 1998. Namun jika kita melihat kemiskinan dalam lensa yang lebih luas, ada kelompok masyarakat Indonesia yang luput dari kebijakan pengentasan kemiskinan. Mast Irham/EPA

Mereka yang luput dari kebijakan pengentasan kemiskinan di Indonesia

Agar kebijakan pengentasan kemiskinan berjalan efektif, maka konsep kemiskinan harus dimaknai secara mendalam disamping mulai menerapkan paradigma kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ketika mobil angkutan umum terbatas, omprengan menjadi salah satu alternatif bagi para komuter. www.shutterstock.com

Fenomena omprengan: solusi mobilitas komuter pinggiran Jakarta

Omprengan adalah moda transportasi alternatif yang mendukung mobilitas para komuter untuk saling berbagi kendaraan dalam perjalanan pulang pergi dari kantor di pusat Jakarta.
Rajungan biru (Portunus pelagicus). Peneliti Indonesia menemukan jalan menghentikan kepiting saling kanibalistik. Guillermo Guerao Serra/Shutterstock

Cara baru dan murah membudidayakan kepiting kanibal lezat

Menempatkan kepiting kecil di gelas plastik jus menyelamatkan mereka dari kanibalisme. Kepiting bisa dibesarkan bersamaan dengan ikan bandeng di satu kolam.
Anggota Palang Merah Indonesia (kanan) membantu warga yang mengosongkan desanya yang dikatakan oleh aparat sedang diduduki separatis bersenjata. Desanya dekat tambang tembaga Grasberg yang dioperasikan Freeport McMoRan Inc, di Kabupaten Mimika, Papua, pada 17 November 2017. Muhammad Yamin/Reuters

Memahami akar masalah Papua dan penyelesaiannya: jangan gegabah

Mulai ada gagasan mengirim lebih banyak tentara menyusul laporan kekerasan di Tembagapura, Papua. Pemerintah jangan gegabah dengan operasi militer.
A member of the Indonesian Red Cross (R) assists evacuees from villages authorities said had been occupied by armed separatists, near the Grasberg copper mine operated by Freeport McMoRan Inc, in Timika, Mimika, Papua province, Indonesia November 17, 2017. Reuters/Muhammad Yamin

Understanding the root problem in Papua and its solution

Talks about increasing militarisation in Papua has intensified after reports of violence in mining area Tembagapura. But Indonesia should not rush in with a military operation.
Ikan purba Coelacanth pertama terlihat di perairan Afrika Selatan juga tinggal di seberang lautan Hindia di perairan Indonesia. www.shutterstock.com

Berburu ikan purba di perairan Indonesia Timur

Ikan ini pernah terlihat di perairan Afrika Timur termasuk Afrika Selatan, Madagaskar, Komoro, dan Tanzania. Ikan ini juga hidup di perairan Indonesia.
Warga Kemijen di pesisir Semarang membuat sendiri tembok penahan, biasa disebut talud, agar luapan Kalibanger tidak membanjiri perkampungan. Tim Dokumentasi Kolektif Hysteria

Hidup dan bertahan di Semarang yang terus ambles

Pesisir Semarang ambles dan warga di sana semakin miskin akibat bencana. Mereka tidak tinggal diam menghadapi banjir rob yang menghampiri sehari dua kali ke rumah-rumah mereka.
Asia is home to the world’s largest known stateless group, the Rohingya. Reuters/Rafiquar Rahman

How the Asia-Pacific can lead the way on migrants and refugees

Unless managed more effectively, forced migration will have permanent and intensifying negative impacts on countries across the globe.
Diplomats and officials from 17 countries met in Bangkok in May 2015 to discuss how to deal with the thousands of Rohingya and Bangladeshi refugees. AAP/Diego Azubel

The Andaman Sea refugee crisis a year on: is the region now better prepared?

Plans for more robust architecture on forced migration need to be more advanced. Countries in our region must not rest on their laurels.
Regional leaders must continue to take concrete steps to avoid a repeat of the 2015 Andaman Sea refugee crisis. Reuters/Soe Zeya Tun

The Andaman Sea refugee crisis a year on: what happened and how did the region respond?

The region is showing signs it is determined to ensure similar mass displacement crises such as that which took place in the Andaman Sea in 2015 are avoided.
Despite its limitations, the Bali Process is the main game in town when it comes to dealing with forced migration in the Asia-Pacific. EPA/Hotli Simanjuntak

The Bali Process can do a lot more to respond to forced migration in our region

There is every sign the underlying causes of forced migration – war, repression, ethnic conflict, climate change displacement and rampant human trafficking – will continue.

Research and Expert Database

Authors

More Authors