Menu Close

Articles on Oceans 21

Displaying all articles

Shutterstock

Makhluk laut di ekuator berpindah ke tempat yang lebih dingin. Sejarah tunjukkan ini bisa berujung pada kepunahan massal

Perubahan iklim telah membuat lautan tropis terlalu panas bagi beberapa spesies. Ketika berpindah ke arah kutub, akan berdampak besar bagi ekosistem dan mata pencaharian manusia.
Seorang ahli biologis memeriksa mikroplastik yang ditemukan pada spesises laut di Hellenic Centre for Marine Research, di Yunani, 26 November 2019. Louisa Gouliamaki/AFP via Getty Images

Ratusan spesies ikan, termasuk yang banyak dimakan manusia, memakan plastik

As more and more plastic trash permeates the Semakin banyak sampah plastik di lautan, serpihan plastik masuk ke dalam ikan dan kerang - dan berpotensi juga masuk ke manusia
Mangrove, seperti yang ada di Madgaskar, menyediakan banyak manfaat, seperti perlindungan dari badai dan pencegahan erosi pesisir. (Louise Jasper/Blue Ventures)

Ahli ciptakan alat pemetaan mangrove baru dan menempatkan konservasi dalam jangkauan masyarakat pesisir

Meskipun bernilai tinggi, laju penebangan mangrove cukup tinggi. Sebuah alat baru bertujuan untuk membantu komunitas menahan deforestasi mangrove dan memanfaatkan program dan pendanaan konservasi.
Kapal berlayar di malam hari berdekatan dengan gunung es di timur Greenland. (AP Photo/Felipe Dana)

Samudra Arktik: perubahan iklim membanjiri lautan utara yang terpencil ini dengan cahaya dan spesies baru

Arktik merupakan kawasan yang jauh dari jangkauan sepanjang sejarah. Tapi, perubahan iklim membawa masalah dan kesempatan global.
Shutterstock

Samudra Pasifik: terbesar di dunia namun dalam bahaya

Samudra Pasifik memproduksi oksigen, membantu pengaturan udara, menyediakan makanan dan mata pencaharian. Ia juga tempat kegembiraan, penghiburan dan spiritualitas. Namun, lautan ini sedang terancam.

Top contributors

More