Menu Close

Articles on Keanekaragaman hayati

Displaying 1 - 20 of 31 articles

Shutterstock

Makhluk laut di ekuator berpindah ke tempat yang lebih dingin. Sejarah tunjukkan ini bisa berujung pada kepunahan massal

Perubahan iklim telah membuat lautan tropis terlalu panas bagi beberapa spesies. Ketika berpindah ke arah kutub, akan berdampak besar bagi ekosistem dan mata pencaharian manusia.
Seorang ahli biologis memeriksa mikroplastik yang ditemukan pada spesises laut di Hellenic Centre for Marine Research, di Yunani, 26 November 2019. Louisa Gouliamaki/AFP via Getty Images

Ratusan spesies ikan, termasuk yang banyak dimakan manusia, memakan plastik

As more and more plastic trash permeates the Semakin banyak sampah plastik di lautan, serpihan plastik masuk ke dalam ikan dan kerang - dan berpotensi juga masuk ke manusia
Seekor cerpelai di Utah adalah hewan liar pertama di AS dengan terinfeksi COVID-19. Peter Trimming via Wikipedia

Apakah COVID-19 menginfeksi hewan liar? Ini temuan ahli

COVID-19 telah ditemukan pada hewan peliharaan, di kebun binatang dan cerpelai liar di Utah. Mengawasi COVID-19 pada binatang liar penting bagi hewan dan manusia, keduanya berisiko tertular virus.
Profesor Jatna Supriatna ketika menjadi pembicara di salah satu sesi diskusi panel di Paviliun Indonesia pada Konferensi Perubahan Iklim (COP/UNFCC) ke-23 Fiji di Bonn, Jerman. ANTARA FOTO/Saptono/Kye/17

Profesor Jatna Supriatna: dedikasikan diri untuk hayati melalui riset

Profesor Jatna sangat aktif berkecimpung di dunia riset dan penelitiannya banyak mendapat pengakuan dari kalangan akademisi di tingkat global.
Penelitian penulis dan tim mahasiswa tentang pengolahan limbah cair kelapa sawit sekaligus produksi listrik terbarukan menggunakan microbial fuel cells di Fakultas Teknobiologi Unika Atma Jaya.

Bagaimana makhluk hidup bisa menjadi sumber daya listrik terbarukan

Penelitian penulis dan tim mahasiswa tentang pengolahan limbah cair kelapa sawit sekaligus produksi listrik terbarukan menggunakan microbial fuel cells di Fakultas Teknobiologi Unika Atma Jaya.

Top contributors

More