Artikel-artikel mengenai Indonesia

Menampilkan semua artikel

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull dan Presiden Indonesia Joko Widodo (kanan). Indonesia telah mengadu ke World Trade Organisation (WTO) mengenai bea anti-dumping untuk impor kertas A4 oleh Australia. Reuters/Antara News Agency

Indonesia menantang taktik anti-dumping Australia di WTO

Perselisihan perdagangan antara Australia dan Indonesia menyelidiki praktik anti-dumping Australia yang kontroversial di WTO.
Imigran dari Myanmar di rumah detensi imigrasi di Medan, 5 April 2013. Banyak pejabat pemerintah mengakui bahwa rumah detensi imigrasi seharusnya tidak digunakan untuk menampung pengungsi dan pencari suaka. Selain terlalu penuh, tempat detensi didirikan bukan untuk tujuan itu. Reuters/Roni Bintang

Kota dan kabupaten mungkin diminta menampung pengungsi—maukah mereka?

Pemerintah daerah bisa saja diminta menyediakan penampungan bagi pencari suaka dan pengungsi menurut peraturan presiden tentang pengungsi. Ini mungkin akan menemui tantangan dalam pelaksanaannya.
Meski Indonesia tidak menandatangani Konvensi Pengungsi 1951, Indonesia tetap harus menghormati prinsip non-refoulement. EPA/Hotli Simandjuntak

Kebijakan soal pencari suaka tak ideal—tapi satu langkah perbaikan

Sebuah peraturan presiden tentang pengungsi yang keluar Desember lalu menjunjung kewajiban hukum kebiasaan internasional untuk tidak mengusir atau mengembalikan pengungsi.
Semakin besar jumlah uang tunai yang beredar, semakin besar ekonomi bawah tanah, dengan asumsi transaksi bawah tanah umumnya terjadi dalam betuk pembayaran tunai, sehingga tidak meninggalkan jejak untuk pejabat berwenang. www.shutterstock.com/Wara1982

E-government’ dapat mengurangi ekonomi bawah tanah dan meningkatkan penerimaan pajak

Ekonomi bawah tanah-berbagai aktivitas yang tidak masuk pencatatan negara-menghambat Indonesia mencapai potensi penerimaan pajak
Anak-anak bermain layang-layang di tempat yang telah diratakan dengan tanah setelah penggusuran di Jakarta. Riset-riset menyimpulkan ketimpangan dan ketidakadilan meracuni kesehatan dan kesejahteraan kita semua. Beawiharta/Reuters

Ketimpangan mengancam kesehatan, kesejahteraan semua warga—bukan hanya orang miskin

Ketimpangan berdampak buruk pada semua bagian masyarakat, karena dapat meningkatkan kekerasan, lebih banyak orang dengan penyakit jiwa, dan semakin kecil peluang meningkatkan taraf kehidupan.

Kontributor teratas

Lebih banyak